Camp2019 movie online Season 2 Episode 1 2 Variety 4 Gallery 4 Sweet Home Sextuplets Official Site Game ini terdiri dari 5 episode sekaligus dan mengambil setting yang sama dengan cerita di komiknya di mana wabah zombie mulai menguasai kehidupan masyarakat dan hanya ada beberapa orang yang masih selamat berusaha bertahan hidup untuk Game ini terdiri dari 5 episode sekaligus dan mengambil
Dramayang berjudul "Radin Jambat" ini mengangkat dari cerita rakyat Lampung. The Script of Radin Jambat Once upon a time there was a beautiful land namely Punigaran that was governed by a wise and great king namely Kyai Sang Ratu Jambi who had a dauntless and strong son namely Radin Jambat.
Keduacontoh cerita tersebut merupakan contoh dari legenda, yaitu sebuah cerita rakyat yang ada di setiap daerah. Biasanya cerita rakyat ini ditampilkan dalam sebuah drama. Berikut ini adalah contoh dari naskah drama bahasa Inggris tentang asa usul terbentuknya sebuah telaga warna (the lake of color): The Lake of Color
7 Narator. ADEGAN 1. Di Istana Kerajaan Daha , hiduplah seorang Raja bernama Raja Daha bersama dua putrinya yang cantik jelita. Putrinya yang bernama Dewi Galuh Candra Kirana adalah seorang perempuan yang ramah dan cantik. Dia akan dinikahkan dengan pangeran dari kerajaan kahuripan, Raden Inu kertapati.
Alkisahnan jauh di desa terpencil di tengah pedalaman,hiduplah seorang janda tua dengan anaknya yang bernama Darmi. Sejak ayah Darmi meninggal, kehidupan mereka menjadi susah. Ayah Darmi tidak mewariskan harta sedikitpun. Sang ibu terpaksa bekerja di sawah orang sebagai buruh upahan. Sementara putrinya,Darmi adalah seorang gadis yang manja.
Contohnaskah drama contoh teks drama naskah drama 4 orang. Cerita rakyat jawa tengah screenshot. Published on september 7 2019 by admin. Bareng weruh enten selendang 7 sing enten ing pinggir. Naskah drama jaka kendhil mencari cinta. Jaka tarub ringkasan cerita jaka tarub dan 7 bidadari + hikmahnya dongeng cerita rakyat jaka tarub naskah drama
. Naskah drama cerita rakyat untuk 7 orang Naskah Drama “Keong Mas” Tokoh 1. Raja Daha 2. Dewi Galuh Candra Kirana Kirana 3. Galuh Ajeng Ajeng 4. Penyihir 5. Nenek dari Desa Dadapan 6. Raden Inu Kertapati 7. Narator ADEGAN 1 Di Istana Kerajaan Daha , hiduplah seorang Raja bernama Raja Daha bersama dua putrinya yang cantik jelita. Putrinya yang bernama Dewi Galuh Candra Kirana adalah seorang perempuan yang ramah dan cantik. Dia akan dinikahkan dengan pangeran dari kerajaan kahuripan, Raden Inu kertapati. Raja Daha “ Putriku, kemarilah!” Memanggil kedua putrinya Kirana Menghampiri “ Ada apa, pa?” Ajeng Datang menyusul di belakang Kirana “ Apakah Papa juga memanggilku?” Raja Daha “ Iya, putriku. Ada yang ingin Papa sampaikan pada kalian berdua. Besok, Raden Inu Kertapati dari kerajaan Kahuripan akan datang kemari.” Ajeng “ Lalu kenapa? Apa hubungannya sama kami, pa?” Raja Daha “ Papa sudah membuat perjanjian dengan Ayahnya, bahwa Papa akan menikahkan salah satu putri Papa dengan Raden Inu.” Ajeng Berbinar senang “ Siapa diantara kami yang akan dinikahkan dengan Raden Inu, Pa?” Raja Daha “ Kami sudah sepakat untuk menikahkan Candra Kirana dengan Raden Inu.” Kirana Tersenyum gembira dan memeluk Raja Daha “ Thank you so much, Papa…Aku sangat bahagia sekali. Pernikahan ini adalah impianku sejak kecil….” Raja Daha “ Benarkah putriku? Kalau begitu memang tidak salah, Papa memilihmu sebagai calon isteri Raden Inu. Ayo, kita persiapkan segala sesuatunya untuk menyambut kedatangan Raden Inu besok.” Raja Daha dan Candra Kirana meninggalkan ruangan yang kini hanya dihuni oleh Galuh Ajeng . Meskipun Candra Kirana dan Ayahnya bahagia dengan pernikahan ini, ternyata Galuh Ajeng mempunya pendapat yang berbeda. Dia merasa marah dan kecewa. Ajeng “ Aku tidak setuju mengenai pernikahan ini! Kenapa harus Kirana yang dipilih dan bukan aku!? Padahal secara nyata jelas aku yang lebih cantik dari dia!! Huh, ini tidak adil! Hanya aku satu-satunya yang menjadi isteri Raden Inu!! Hanya aku, bukan Kirana! Sekarang apa yang harus kulakukan?” Berpikir keras sembari mondar-mandir “ AHA! Aku punya Ide yang cemerlang!” ADEGAN 2 Galuh Ajeng yang membuat sebuah rencana buruk untuk Kirana segera pergi ke dalam hutan untuk menemui seorang penyihir. Ajeng “ Permisi!! Apa ada orang di sini!??” Penyihir “ Oh, yes! Silahkan masuk gadis cantik, kemarilah…” Ajeng “ Hm, aku membutuhkan bantuanmu! Tolong bantu aku!” Penyihir “ Kamu ingin aku melakukan apa?” Ajeng “ Aku ingin pernikahan Kirana dengan Raden Inu dibatalkan!!” Penyihir Manggut-manggut “ Oh..ya..ya…ya aku mengerti maksudmu. Lalu kamu ingin aku melakukan apa untuk Kirana? Mengutuknya?? Kutukan apa yang kamu inginkan? Berupa racun mematikan atau aku mengutuknya terkena tetanus!!?” Ajeng “ Semuanya aku serahkan padamu! Yang jelas aku ingin Kirana menderita!!” Penyihir “ Ok, aku akan mengutuk Candra Kirana sehingga dia tidak dapat menikah dengan Raden Inu!!” Ajeng Tersenyum senang “ Terimakasih atas bantuanmu, senang bekerja sama dengan penyihir sepertimu! Ini uang sebagai upah awal untukmu. Nanti kalau kutukanmu berhasil, aku akan memberikan lebih banyak lagi!!” Penyihir Menerima uang itu “ Tentu saja! Sekarang aku akan mempersiapkan kutukan untuknya…” Masuk ke dalam Ajeng “ Akan kutunggu kabar darimu, penyihir!! Sampai jumpa!!” melambaikan tangan dan berbicara sendiri dengan sinisnya “ Hahhaahaha…..Candra Kirana, saudaraku yang malang!! Sungguh kasihan sekali dirimu! Hahahaha!!!” Adegan 3 Setelah meminta bantuan pada penyihir, Galuh Ajeng kembali ke Istana dan ingin bertemu Raja Daha. Ajeng “ Papa…papa…papa dimana? Ada yang ingin aku bicarakan!!” Papa “ Ada apa putriku?” Ajeng “ Ini tentang Candra Kirana, Papa.” Pura-pura panik Raja Daha “ Ada apa dengannya?” Ajeng “ Dia…dia ternyata selama ini menjalin hubungan dekat dengan salah satu pengawal kita, Pa…! Ini, aku menemukan surat cinta yang ditulis oleh Kirana untuk pengawal itu di kamarnya!” Raja Daha Membaca surat itu dan murka “ APA!? Dasar gadis nakal, anak tak tahu diri! Sudah mau menikah malah bercinta sama pengawal kurang ajar itu!” Ajeng “ Papa, sabar pa…sabar…” Menenangkan dan diam-diam dia tersenyum sinis Raja Daha “ Kirana!! Kirana!!!” Kirana “ Ada apa , Pa?” Raja Daha “ Ada apa, kamu bilang!? Baca ini!!” Melempar surat itu ke muka Kirana “ Berani sekali kamu, yaa…!!” Kirana Membaca surat itu dan menggelengkan kepalanya dengan panic “ Oh, ini fitnah Papa! Aku tidak pernah melakukannya! Tolong Pa, percaya padaku!” Raja Daha “ Cukup!! Keluar kamu dari istana ini! Keluar!! Kamu dengan pengawal brengsek itu, keluar!!!” Kirana Menangis “ Tapi, Pa…” Raja Daha “ KELUAR!!!” ADEGAN 4 Candra Kirana merasa sangat sedih dan dia pun meninggalkan istana. Dia pergi ke pantai dan disana dia bertemu si Penyihir. Penyihir “ Hwahahahaha!! Halo, Candra Kirana! Apa kabarmu, Hah? Kelihatannya kamu sangat sedih hari ini? Hwahahaha…” Kirana “ Siapa kamu? Kenapa kamu sangat buruk rupa?” Penyihir “ Diam! Aku ke sini untuk mengutukmu menjadi keong!! Saudara macam mana saudaramu itu hingga dia ingin aku mengutukmu!!? Kamu tahu, dia tidak setuju dengan pernikahanmu! Hwahahaha!!” Kirana “ Apa? Galuh Ajeng mau mengutukku?!” Penyihir “ Ya iyalah! Masa ya iya dong?? Dasar perempuan bodoh! Terima ini!! ABROKOKOK!! Hwahahaha!!” Kirana “ AAAAA!!!!” Berubah jadi keong Penyihir “ Hwahahaha!!!! Kamu hanya akan menjadi manusia pada waktu siang hari, tapi bila menjelang malam, kamu akan kembali menjadi keong!! Kutukan ini akan berakhir bila kamu bertemu dengan Raden Inu!! Hwahahaha…Bubye!!!” ADEGAN 5 Candra Kirana telah dikutuk menjadi keong mas. Dan terdampar begitu saja di pantai Desa Dadapan. Suatu hari, ada seorang Perempuan sedang mencari ikan di pantai. Dia menemukan keong mas itu, dan membawanya pulang. Mbok Rondo “ Oh, keong yang sangat cantik!! Aku akan membawanya pulang!” Setibanya dipondok, Mbok Rondo meletakkan keong itu di tempat yang aman. Lalu dia beristirahat sejenak di kursi. Mbok Rondo “ Hufh, sampai jam segini aku belum juga mendapatkan ikan. Aku harus mencari ikan lagi, kalau tidak mendapat ikan, aku mau makan apa?” Pergi keluar untuk mencari ikan Kirana “ Loh, kenapa aku bisa di sini? Oh iya, tadi kan ada seorang nenek yang membawaku. Kasihan sekali nenek itu, untuk makan saja dia harus mencari ikan terlebih dahulu. Aku akan membelikan makanan untuknya.” Dengan uang yang dibawanya dari istana, Kirana membelikan makanan-makanan lezat untuk si Nenek. Makanan itu ditatanya rapi di atas meja. Ketika hari mulai menjelang malam, dan si Nenek belum juga pulang, Kirana harus kembali menjadi keong. Kirana “ AAAAA!!!” Tidak lama kemudian Nenek pulang ke pondok sambil marah-marah. Nenek “ Sialan! Hari ini ikan-ikan pada kemana sih? Gara-gara dia aku tidak dapat makanan deh! Mau makan apa hari ini!?” Terkejut melihat ada makanan di atas meja “ Wow, darimana makanan ini datang?? Kelihatannya lezat sekali!! Siapa yang berbaik hati memberikannya untukku ya? Ya, sudahlah…yang penting sekarang aku makan dulu.” Keesokan harinya, Kirana kembali menyediakan makanan untuk sang Nenek. Tapi dia tidak tahu kalau hari ini Nenek akan pulang lebih cepat dari biasanya karena lagi-lagi tidak memperoleh ikan. Kirana “ Mumpung Nenek belum pulang lebih baik aku segera menyiapkan makanan untuknya…” menata makanan di atas meja Nenek Pulang dan kaget melihat Kirana “ Hah, siapa gadis itu?” Bicara sendiri lalu menegur Kirana “ Kamu siapa??” Kirana Menoleh kaget “ Aku….aku…aku Candra Kirana.” Nenek “Apa? Candra Kirana? Yang benar?” Kirana “ Iya, aku Candra Kirana putri Raja Daha.” Nenek “ Kalau begitu, kenapa kamu bisa ada di sini?” Kirana “ Andalah yang membawaku ke sini. Aku adalah keong mas yang anda temukan kemarin, Nek…” Nenek “ Apa? Kamu adalah keong mas itu? Bagaimana bisa?” Kirana Aku dikutuk, Nek….oleh seorang penyihir. Kutukan itu atas keinginan saudaraku sendiri yang cemburu padaku.” Nenek Merasa iba “ Kasihan sekali dirimu, Nak…Nenek tidak tahu saudara macam apa saudaramu itu, hingga tega ingin mengutukmu! Tapi namanya manusia kalau sudah cemburu,…apapun dia lakukan! Huh, cemburu memang membingungkan, juga dapat membuat orang menderita. Ya, sudah…sementara kamu boleh tinggal di sini, Nak…” Kirana “ Terimakasih, Nek…” ADEGAN 6 Sementara pada saat itu di kerajaan Kahuripan, Raden Inu yang mendengar kabar tentang Candra Kirana merasa tidak percaya mendengarnya. Dan dia mencoba mencari kebenarannya untuk membela Candra Kirana. Raden Inu “ Tidak mungkin Candra Kirana melakukan semua ini! Pasti ada seseorang yang menfitnahnya!! Aku harus mencari tahu siapa orang itu!” Keluar dari Istana Di tengah perjalanan dia bertemu dengan penyihir. Penyihir Mengipas-ngipaskan amplop berisi uang “ Hwahahaha…gue dapat uang banyak hari ini!! Untung saja gue berhasil menuruti permintaan Galuh Ajeng untuk mengutuk Candra Kirana dan membuatnya batal menikah dengan Raden Inu! Dan kasihan sekali pengawal yang ikut difitnah oleh Galuh Ajeng itu, dia harus rela diusir dari istana karena dituduh bercinta dengan Candra Kirana! Hwahahahaha…” Raden Inu “ Apa? Apa kamu bilang? Benarkah yang kamu bilang itu?” Penyihir “ Yeee…lo siapa ikut-ikut campur?” Raden Inu “ Aku Raden Inu yang kamu maksud tadi. Jadi sebenarnya ini semua ulah Galuh Ajeng?” Marah Penyihir “ Wadduh, mampus gue!! Dia sudah dengar semuanya!!” Raden Inu “ Kamu ikut aku!!” ADEGAN 7 Raden Inu yang telah memperoleh kebenaran cerita segera datang ke Istana Daha. Raden Inu “ Tuanku, sebenarnya apa yang terjadi pada Candra Kirana? Kenapa anda mengusirnya?” Raja Daha “ Saya yakin kamu tidak akan mempercayai berita ini. Dia sudah menghianatimu!” Raden Inu “ Tidak! Itu tidak benar, tuanku! Candra Kirana sudah difitnah oleh Galuh Ajeng!” Raja Daha “ kenapa kamu bicara gitu? Kamu tahu darimana?” Raden Inu Membawa penyihir kehadapan Raja Daha “ Ini! Ini adalah penyihir yang dibayar oleh Galuh Ajeng untuk mengutuk Candra Kirana. Dan dari penyihir inilah saya tahu bahwa Galuh Ajeng juga yang menfitnah Candra Kirana! Heh, ayo ngaku….” Mendesak si penyihir Penyihir “ Iya, itu benar tuanku…” Raja Daha Murka “ GALUH AJENG!!!!” Ajeng “ Iya, apa, kok sampai teriak-teriak gitu? Ajeng kan belum budek.” Masuk ruangan dan kaget melihat si penyihir “ Loh, kamu?” Raja Daha “ Kenapa kaget? Dia temanmu kan? Sekarang Papa sudah tahu semuanya! Kamu sudah menfitnah saudaramu sendiri! Sekarang, kamu pergi dari Istanaku! Pergi!” Menunjuk Penyihir “ Kecuali kamu!! Kamu boleh tinggal di Istana ini!” Penyihir “ Yang benar, tuanku?” Gembira Raja Daha “ Iya! Tapi tinggal di penjara Istanaku! Selamanya!” Ajeng Bersimpuh di kaki Raja Daha “ Pa, maafkan Ajeng Pa…Ajeng ngaku salah. Jangan usir Ajeng…..” Raja Daha “ Lenyaplah dari sini! Jangan pernah tunjukkan wajahmu itu di wilayah kerajaanku!! Raden Inu, tolong bawa mereka berdua!!” Raden Inu “ Baik, tuanku.” ADEGAN 8 Setelah itu Raden Inu mengembara mencari Candra Kirana. Hingga akhirnya dia tiba di suatu Desa dan dia menemukan sebuah pondok. Raden Inu “ Ah,…di sana ada pondok! Mungkin aku bisa numpang istirahat di sana untuk sementara waktu dan setidaknya aku mendapat seteguk air. Aku merasa lelah sekali setelah berjalan sejauh ini.” Menghampiri pondok itu “ Permisi!!...” Kirana “ Iya, sebentar…” membuka pintu Raden Inu “ Loh, kamu….Candra Kirana?” Kirana ; “ Raden Inu? Kenapa bisa ada di sini?” Raden Inu “ Itu tidak penting. Yang jelas aku gembira karena sudah menemukanmu. Berhari-hari aku mencarimu. Ayo, pulang…Kebenaran sudah terungkap. Ayahmu sudah menunggu, dia tidak sabar ingin bertemu denganmu.” Kirana “ Terimakasih banyak, karena kamu sudah menyelamatkanku.” Nenek “ Siapa, Kirana?” Kirana “ Oh, Nenek…kenalkan ini adalah Raden Inu yang Kirana ceritakan waktu itu. Dia menjemput Kirana untuk pulang. Tapi, Kirana tidak tega meninggalkan Nenek sendirian.” Nenek “ Tidak apa-apa, Kirana. Kamu pulanglah, pasti kamu merindukan keluargamu.” Raden Inu “ Begini saja, Nenek akan kita bawa ke Istana dan hidup bersama kita bila kita nanti menikah. Nenek, ayo kita pergi ke Kerajaan Daha.” Mereka bertiga kembali ke Istana kerajaan Daha. Tidak lama kemudian, Raden Inu dan Candra Kirana menikah dan hidup bahagia untuk selamanya. ^_TAMAT_^
Adapun drama 7 orang Bahasa Inggris ini cocok sekali pada acara pementasan. Baca Juga Teks Drama Bahasa Jawa 4 Orang Singkat Komedi, Cocok Sekali Membuat Orang Tertawa Dikutip dari laman tutorialbahasainggris, berikut contoh dialog drama 7 orang Bahasa Inggris di bawah ini drama 7 orang Roro Jonggrang Once upon a time, there was an evil king whose name was Prabu Baka. He liked to sacrifice humans every day. He had a preference for killing young people. King Baka had a brief and faith governor named Patih Gupala. Prabu Baka I am the king of the kingdom and you are my society. All of you have to obey my rules. Ha….ha…..haa……. he stood with arms akimbo The Patih’ Glory my lord…..!!! Followed by the society Prabu Baka My governor….. Come here!!! I wanna eat someone. I’m hungry. The Patih’ My lord….. All of our society has been eaten. Who want to be the next one?
Sebagaimana telah disebutkan diatas ada karya drama yang memang cocok dipentaskan namun ada juga yang hanya dibaca. Naskah Drama Cerita Rakyat Cindelaras diperankan 7 orang Tokoh-tokoh. Contoh Naskah Teater Tradisional Contoh Resource Semoga artikel ini dapat membantu teman-teman dalam naskah teater tradisional singkat. Naskah Drama Pendek ini dialognya sangat sedikit dan cocok untuk anda yang sedang dikejar untuk tugas sekolah atau tugas kuliah untuk mementaskan sebuah Drama dan Dalam Naskah Drama Pendek ini berjudul Arloji Karya P haryanto dimainkan Oleh 4 orang tokoh Okelah langsung saja untuk copas Contoh Naskah Drama Singkat ini Saya ucapkan selamat mementaskah naskah drama Arloji. Kini tayangan pertunjukan drama sudah berkembang menjadi semakin modern dan beragam tidak seperti pada masa lalu. Agar lebih jelas lagi coba perhatikan contoh langkah pembuatan naskah sederhana berikut ini. Lalu drama seperti apa yang kalian pentaskan. Gadis berusia 16 tahun. Sifat iri dan dengki akan merugikan orang lain. Dahulu kala di Jawa Timur terdapat kerajaan yang dipimpin oleh raja bernama. Contoh Naskah Teater Harus diakui bahwa artis di negeri ini yang mempunyai kualitas peran yang baik merupakan jebolan dari beberapa kelompok seni teater. Drama yang baik pasti menggunakan yang namanya teks karena tanpa teks drama yang kita buat tidak akan tertata dan bisa jadi akan tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Teater Persahabatan Lucu Komedi 3 5 6 7 8 9 Orang Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Naskah Drama yang dimana. Nilai-Nilai Kehidupan dalam Novel Ronggeng Dukuh. 1-7pemeran 1Narator 2Tabib 3Selir 4Raja 5pengawal 6permaisuri 7Cindelaras tokoh utama Narator. Contoh Naskah Drama-Sewaktu di sekolah dasar kita sudah diajarkan untuk membuat dan mempraktekkannya di depan kelas bukan. Contoh seni teater modern yang kerap di dengar yaitu seperti kabaret opera dan Pantomim. Contoh naskah drama singkat persahabatan dimainkan 7 orang dalam proses pembuatan naskah drama membutuhkan ketelitian dalam memberikan cerita yang jelas dan dapat mudah dipahami oleh setiap orang yang melihatnya. Contoh Cara Membuat Naskah Drama. 14 Contoh Teks Naskah Drama. CindelarasDrama 7 orang - Teater Tradisional dalam CERITA RAKYAT yang Singkat. Contoh Naskah Drama Singkat. Mungkin itu saja pembahasan mengenai beberapa contoh naskah drama teater singkat yang dapat dipentaskan 23 atau 4 orang. Saat mengetahui kata drama tentu membuat Anda teringat akan suatu pertunjukan di atas panggung dengan para pemain yang berkostum unik serta dandanan yang nyentrik tergantung judul atau tema yang diambil pada naskahnya. Nah berikut ini 15 teater tradisional di Indonesia dan Asal daerahnya. Contoh naskah drama singkat persahabatan dimainkan 7 orang dalam proses pembuatan naskah drama membutuhkan ketelitian dalam memberikan cerita yang jelas dan dapat mudah dipahami oleh setiap orang yang melihatnya. Hal ini disebabkan karena di dalam seni teater masing-masing peran digodog dengan seksama sehingga bisa menampilkan sifat utama pemeran seperti yang diharapkan dala naskah teater. Teater tradisional teater tradisional. Jawaban yang benar untuk pertanyaan itu. Contoh Naskah Drama 3. 14 Contoh Naskah Drama. Karena pada kesempatan itu pemain harus menunjukkan kemahirannya dalam berakting. Telaga WarnaDrama 7 orang - Teater Tradisional dalam CERITA RAKYAT yang Singkat - November 08 2017 Naskah Drama Cerita rakyat 7pemeran singkat Contoh naskah drama 7 orang Kisah Telaga Warna dalam Naskah Drama ada 7 pemeran Tokoh-tokoh Drama. Contoh Naskah Drama - Naskah drama merupakan naskah tertulis yang berbentuk dialog yang menggambarkan watak seseorang dalam kehidupan memiliki kesatuan dan berfungsi sebagai naskah sastra atau sebagai naskah yang akan dipentaskan. Teater Persahabatan Lucu Komedi 3 5 6 7 8 9 Orang. Contoh Naskah Teater Singkat. Contoh Naskah Drama Singkat. Jika Anda paham dunia sastra pasti Anda sudah mengenal dengan. Contoh Naskah Teater Tradisional Telaga warnadrama 7 orang teater tradisional dalam cerita rakyat yang singkat aderiz7 kim november 08 2017 0 comments naskah drama cerita r. Contoh naskah teater tradisional. Namun pada artikel kali ini kita akan membahas satu persatu secara singkat tentang seni teater tradisional di Indonesia dan asal daerahnya. 16 Contoh Naskah Drama Heroik 16 Makalah Drama Bali Modul Iv Seni Budaya Kb 3 Naskah Teater Tradisional Modern Dan Kon Perhatikan Naskah Drama Berikut Jelaskan Unsur Drama Tersebut Brainly Co Id Contoh Naskah Drama Tentang Perjuangan Https Jurnalwalasuji Kemdikbud Go Id Index Php Walasuji Article Download 57 48 Contoh Teks Drama Tradisional Bahasa Jawa Berbagai Teks Penting Naskah Drama Tradisional Pemain 5 Orang Contoh Naskah Drama Satu Babak Tentang Persahabatan Mosaicone Naskah Drama 6 Orang Bertema Persahabatan Contoh Naskah Drama Bahasa Jawa 7 Orang Contoh Surat 10 Contoh Naskah Drama Komedi Persahabatan Bahasa Jawa Singkat 5 6 7 Orang Contoh Naskah Drama Tentang Pendidikan Naskah Drama Modern Dan Tradisional Contoh Naskah Teater Tradisional Aneka Macam Contoh Naskah Drama Cerita Rakyat Bahasa Jawa J G Bautista Powered By Doodlekit Contoh Naskah Teater Tradisional Aneka Macam Contoh Contoh Naskah Drama 6 Orang Cerita Rakyat Roro Jonggrang Rar Syekh Albani Ablahni 20 Contoh Naskah Drama Cerita Rakyat
Tokoh-tokoh Drama 1-7 pemeran 1. Prabu Suwartalaya2. Ratu Purbamanah 3. Gilang Rukmini4. Penasehat 5. Tukang Perhiasan 6. Rakyat 7. NARATOR NaratorDikisahkan pada zaman dahulu kala, di Jawa Barat terdapat sebuah kerajaan yang bernama kerajaan Kutatanggeuhan yang dipimpin oleh raja yang arif dan bijaksana yaitu Prabu Suwartalaya dan Ratu Purbamanah. Rakyatnya hidup tenang, makmur, tenteram, damai dan sejahtera. Namun Sayangnya, Prabu Suwartalaya dan Ratu Purbamanah belum dikaruniai seorang anak. Sehingga, ini menjadi kegelisahan sang Prabu Suwartalaya dan Ratu Purbamanah. Blog~link Ini adalah link blog asli deatericial/kuminato blogger klik" Adegan 1Ratu Purbamanah sedang murung dan menangis Prabu Suwartalaya Sudahlah dinda. Jangan murung dan menangis terus. Kalau dinda bersedih terus seperti ini, kanda jadi ikut bersedih. Ratu Purbamanah Gimana dinda ga akan bersedih kanda, sudah bertahun-tahun kita berumah tangga tapi belum dikaruniai seorang anak. Penasehat Baginda, supaya Ratu Purbamanah tidak sedih terus bagaimana kalau mengangkat seorang anak saja baginda. Barangkali bisa mengurangi kesedihan Ratu. Ratu Purbamanah Tidak! Aku tidak mau punya anak angkat! Prabu Suwartalaya Iya, penasehat. Akupun juga tidak setuju jika mengangkat seorang anak. Buat kami, anak kandung adalah lebih baik dari pada anak angkat. Narator Ratu Purbamanah masih terus menangis Prabu Suwartalaya Sudahlah dinda jangan menangis terus. Kanda akan berusaha lagi. Kanda akan pergi ke hutan untuk bertapa agar kita cepat dikaruniai seorang anak. Ratu Purbamanah Baiklah kalau begitu. Jika memang kanda harus pergi ke hutan untuk bertapa, Baiklah kanda. dinda juga turut berdo’a. hati-hati kanda. Narator Pergilah Prabu pergi ke hutan untuk bertapa. Di hutan, sang prabu terus menerus berdo’a agar dikaruniai anak. Link blog asli kunjungi ya Beberapa bulan kemudian, keinginan mereka terkabul. Ratu Purbamanahpun mulai hamil. Seluruh rakyat senang sekali. Mereka membanjiri istana dengan hadiah. Sembilan bulan kemudian, Ratu Purbamanah melahirkan seorang putri. Adegan 2 Ratu Purbamanah menggendong seorang bayi Prabu Suwartalaya Putri kita cantik ya, Dinda. Dan kelihatannya sangat lucu. Ratu Purbamanah Iya Kanda. Kita harus bersyukur akhirnya kita dikaruniai seorang anak. Prabu Suwartalaya Iya dinda. Putri kita ini juga manis, dan sangat menggemaskan! Oleh karena itu, bagaimana kalau kita beri nama Gilang Rukmini? Gimana dinda setuju tidak? Ratu Purbamanah Dinda setuju setuju saja kanda. Narator Sesaat raja dan ratu sedang berbahagia, datanglah penasehat kerajaan..... Penasehat Ampun baginda. Ini dari rakyat, mengirimkan beraneka hadiah untuk putri baginda. Mereka turut bersuka cita dan mengucapkan selamat atas kelahiran putri baginda. Prabu Suwartalaya Terima kasih, Paman Narator Tak hanya keluarga istana yang berbahagia, rakyat turut berbahagia mendengar kabar tersebut. Sayangnya, Gilang Rukmini tidak diasuh secara baik oleh Prabu Suwartalaya dan Ratu Purbamanah. Gilang pun tumbuh menjadi gadis yang manja dengan sifat-sifat yang kurang baik. Dia tak segan berkata kasar untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Walaupun begitu, baik Prabu Suwartalaya, Ratu Purbamanah, dan rakyat sangat mencintainya. Kunjungi link asli kami klik aja klik" Hari berlalu, Putri pun tumbuh menjadi gadis remaja tercantik di seluruh negeri. Dalam beberapa hari, Putri akan berusia 17 tahun. Maka para penduduk di negeri itu pergi ke istana. Mereka membawa aneka hadiah yang sangat indah. Prabu mengumpulkan hadiah-hadiah yang sangat banyak itu, lalu menyimpannya dalam ruangan istana. Sewaktu-waktu, ia bisa menggunakannya untuk kepentingan rakyat. Prabu hanya mengambil sedikit emas dan permata. Ia membawanya ke ahli perhiasan. Adegan 3 Prabu Suwartalaya Pak, tolong buatkan kalung yang sangat indah untuk putriku. Tukang perhiasan Dengan senang hati, Yang Mulia. Narator Ahli perhiasan itu lalu bekerja dengan sebaik mungkin, dengan sepenuh hati. Ia ingin menciptakan kalung yang paling indah di dunia, karena ia sangat menyayangi Putri Raja. Hari ulang tahun pun tiba. Penduduk negeri berkumpul di alun-alun istana. Ketika Prabu dan Ratu Purbamanah datang, orang menyambutnya dengan gembira. Sambutan hangat makin terdengar, ketika Putri yang cantik jelita muncul di hadapan semua orang. Semua orang mengagumi kecantikannya. Rakyat-rakyat teriak dan bertepuk tangan Horeee!! horeeee!! Horeeee!!! Raja dan Ratu telah datang! Rakyat 1 Wuaaah cantik sekali ya, putri Prabu Suwartalaya. Rakyat 2 Iya. Aku jadi iri melihatnya. Narator Prabu lalu bangkit dari kursinya. Kalung yang indah sudah dipegangnya. Kemudian... Prabu Suwartalaya Putriku tercinta Gilang Rukmini, hari ini hari ulang tahunmu. aku berikan kalung ini untukmu. Kalung ini pemberian orang-orang dari penjuru negeri. Mereka sangat mencintaimu. Mereka mempersembahkan hadiah ini, karena mereka gembira melihatmu tumbuh jadi dewasa. Pakailah kalung ini, Nak. Narator Putri menerima kalung itu. Lalu ia melihat kalung itu sekilas. Kemudian... Gilang Rukmini Aaahh!! Kalung apa ini?! Kalung ini jelek! Aku tak mau memakainya! kalung dilempar Rakyat Haaahhhh??? Kalung indah terbuat dari emas permata itu di lempar begitu saja oleh putri. Sungguh ku tak menyangka putri baginda berbuat seperti itu. Narator Kalung yang indah pun rusak. Emas dan permatanya tersebar di lantai. Seluruh rakyat yang hadir terkejut. Tak seorangpun bicara. Suasana hening. Tiba-tiba Ratu Purbamanah menangis melihat perilaku putrinya. Rakyatnya pun mengikuti menangis melihat Ratu Purbamanah menangis. Akhirnya, semua pun meneteskan air mata, hingga istana basah oleh air mata mereka. Ratu Purbamanah menangis Narator Tiba-tiba muncul mata air dari halaman istana. airnya keluar sangat deras yang makin lama makin banyak. Rakyat 1 Haaahh?? Ada air! Air! Air! Rakyat 2 Hahhh? tiba-tiba air ini membentuk kolam kecil! Rakyat 3 Bukan! Ini banjir! Banjir! Banjiir! Banjiiir! Banjiirr! Narator Setelah kejadian tersebut, rakyat berteriak teriak kebingungan, panik, ketakutan dan...... Tiba-tiba Istana pun dipenuhi air bagai danau. Lalu danau itu makin besar dan menenggelamkan istana. Kemudian........, terciptalah sebuah danau yang sangat indah. Nama danau itu kini dikenal orang sebagai Telaga Warna. Warna itu berasal dari bayangan hutan, tanaman, bunga-bunga, dan langit di sekitar telaga. Namun, orang mengatakan, warna-warna itu berasal dari kalung Putri Gilang Rukmini yang tersebar di dasar telaga. -Pesan- moral dari cerita rakyat tentang Asal Mula Telaga Warna ini adalah janganlah kita memanjakan anak secara berlebihan karena hal itu bisa mendatangkan sifat malas, manja dan sombong terhadap seorang anak.* Saya waktu smp kls 9v
40% found this document useful 5 votes46K views7 pagesCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?40% found this document useful 5 votes46K views7 pagesNaskah Drama Cerita Rakyat Untuk 7 OrangJump to Page You are on page 1of 7 You're Reading a Free Preview Pages 4 to 6 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
91% found this document useful 122 votes165K views4 pagesDescriptionDrama Cerita RakyatCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?91% found this document useful 122 votes165K views4 pagesNaskah Drama Cerita Rakyat Telaga Warna 7 OrangJump to Page You are on page 1of 4 Naskah Drama “Telaga Warna” Tokoh-tokoh Drama 1-7 pemeran 1. Prabu Suwartalaya 2. Ratu Purbamanah 3. Gilang Rukmini 4. Penasehat 5. Tukang Perhiasan 6. Rakyat 7. NARATOR Narator Dikisahkan pada zaman dahulu kala, di Jawa Barat terdapat sebuah kerajaan yang bernama kerajaan Kutatanggeuhan yang dipimpin oleh raja yang arif dan bijaksana yaitu Prabu Suwartalaya dan Ratu Purbamanah. Rakyatnya hidup tenang, makmur, tenteram, damai dan sejahtera. Namun Sayangnya, Prabu Suwartalaya dan Ratu Purbamanah belum dikaruniai seorang anak. Sehingga, ini menjadi kegelisahan sang Prabu Suwartalaya dan Ratu Purbamanah. Blog~link Ini adalah link blog asli deatericial/kuminato blogger klik" Adegan 1 Ratu Purbamanah sedang murung dan menangis Prabu Suwartalaya Sudahlah dinda. Jangan murung dan menangis terus. Kalau dinda bersedih terus seperti ini, kanda jadi ikut bersedih. Ratu Purbamanah Gimana dinda ga akan bersedih kanda, sudah bertahun-tahun kita berumah tangga tapi belum dikaruniai seorang anak. Penasehat Baginda, supaya Ratu Purbamanah tidak sedih terus bagaimana kalau mengangkat seorang anak saja baginda. Barangkali bisa mengurangi kesedihan Ratu. Ratu Purbamanah Tidak! Aku tidak mau punya anak angkat! Prabu Suwartalaya Iya, penasehat. Akupun juga tidak setuju jika mengangkat seorang anak. Buat kami, anak kandung adalah lebih baik dari pada anak angkat. Narator Ratu Purbamanah masih terus menangis Prabu Suwartalaya Sudahlah dinda jangan menangis terus. Kanda akan berusaha lagi. Kanda akan pergi ke hutan untuk bertapa agar kita cepat dikaruniai seorang anak. Ratu Purbamanah Baiklah kalau begitu. Jika memang kanda harus pergi ke hutan untuk bertapa, Baiklah kanda. dinda juga turut berdo’a. hati -hati kanda. Narator Pergilah Prabu pergi ke hutan untuk bertapa. Di huta n, sang prabu terus menerus berdo’a agar dikaruniai anak. Link blog asli kunjungi ya Beberapa bulan kemudian, keinginan mereka terkabul. Ratu Purbamanahpun mulai hamil. Seluruh rakyat senang sekali. Mereka membanjiri istana dengan hadiah. Sembilan bulan kemudian, Ratu Purbamanah melahirkan seorang putri. Adegan 2 Ratu Purbamanah menggendong seorang bayi Prabu Suwartalaya Putri kita cantik ya, Dinda. Dan kelihatannya sangat lucu. Ratu Purbamanah Iya Kanda. Kita harus bersyukur akhirnya kita dikaruniai seorang anak. Prabu Suwartalaya Iya dinda. Putri kita ini juga manis, dan sangat menggemaskan! Oleh karena itu, bagaimana kalau kita beri nama Gilang Rukmini? Gimana dinda setuju tidak? Ratu Purbamanah Dinda setuju setuju saja kanda. Narator Sesaat raja dan ratu sedang berbahagia, datanglah penasehat kerajaan..... Penasehat Ampun baginda. Ini dari rakyat, mengirimkan beraneka hadiah untuk putri baginda. Mereka turut bersuka cita dan mengucapkan selamat atas kelahiran putri baginda. Prabu Suwartalaya Terima kasih, Paman Narator Tak hanya keluarga istana yang berbahagia, rakyat turut berbahagia mendengar kabar tersebut. Sayangnya, Gilang Rukmini tidak diasuh secara baik oleh Prabu Suwartalaya dan Ratu Purbamanah. Gilang pun tumbuh menjadi gadis yang manja dengan sifat-sifat yang kurang baik. Dia tak segan berkata kasar untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Walaupun begitu, baik Prabu Suwartalaya, Ratu Purbamanah, dan rakyat sangat mencintainya. Kunjungi link asli kami klik aja klik" Hari berlalu, Putri pun tumbuh menjadi gadis remaja tercantik di seluruh negeri. Dalam beberapa hari, Putri akan berusia 17 tahun. Maka para penduduk di negeri itu pergi ke istana. Mereka membawa aneka hadiah yang sangat indah. Prabu mengumpulkan hadiah-hadiah yang sangat banyak itu, lalu menyimpannya dalam ruangan istana. Sewaktu-waktu, ia bisa menggunakannya untuk kepentingan rakyat. Prabu hanya mengambil sedikit emas dan permata. Ia membawanya ke ahli perhiasan. Adegan 3 Prabu Suwartalaya Pak, tolong buatkan kalung yang sangat indah untuk putriku. Tukang perhiasan Dengan senang hati, Yang Mulia. Narator Ahli perhiasan itu lalu bekerja dengan sebaik mungkin, dengan sepenuh hati. Ia ingin menciptakan kalung yang paling indah di dunia, karena ia sangat menyayangi Putri Raja. Hari ulang tahun pun tiba. Penduduk negeri berkumpul di alun-alun istana. Ketika Prabu dan Ratu Purbamanah datang, orang menyambutnya dengan gembira. Sambutan hangat makin terdengar, ketika Putri yang cantik jelita muncul di hadapan semua orang. Semua orang mengagumi kecantikannya. Adegan 4 Rakyat-rakyat teriak dan bertepuk tangan Horeee!! horeeee!! Horeeee!!! Raja dan Ratu telah datang! Rakyat 1 Wuaaah cantik sekali ya, putri Prabu Suwartalaya. Rakyat 2 Iya. Aku jadi iri melihatnya. Narator Prabu lalu bangkit dari kursinya. Kalung yang indah sudah dipegangnya. Kemudian... Prabu Suwartalaya Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
drama 7 orang cerita rakyat